Pola Pikir dan Sudut Pandang
"Merah bagi kalian bukanlah merah bagi orang lain. Apa yang kalian lihat dan pikirkan sangatlah berbeda dengan apa yang dilihat dan pikirkan oleh orang lain."
Manusia memiliki organ yang berbeda tingkat kerjanya. Bentukan dan fungsi yang sama tidak dapat menjadi titik tumpu manusia merupakan makhluk yang sama dengan manusia lain. Setiap manusia memiliki keunikan, yang dimana hanya satu dari kalian di dunia ini.
Sudut pandang adalah cara manusia mempresentasikan apa yang mereka lihat dan mereka pikirkan terhadap sesuatu. Bisa dibilang sudut pandang dekat atau bahkan sama dengan pendapat. Setiap manusia berakal memiliki sudut pandang. Apa yang manusia rasakan, apa yang mereka pikirkan, dan itu tidak sama dengan manusia yang lain.
Cara pikir merupakan pembeda berat dalam hal penilaian kualitas manusia. Pola pikir yang mengembangkan sudut pandang menjadi kata-kata, pola pikir yang merepresentasikan sudut pandang.
Sudut pandang yang dilihat oleh manusia 1 berbeda dengan manusia 2. Pola pikir yang bergerak memiliki respon yang berbeda dan menunjukan pandangan yang berbeda juga. Apa yang dilihat oleh kalian, berbeda dengan apa yang dilihat orang lain.
Kualitas manusia datang dari penampilan, lalu keberadaan otak dan pikiran. Manusia sangat tidak suka perbedaan, jika salah satu dari mereka memiliki pola pikir atau pikiran yang berbeda, mereka menjauh. Bagaimanapun juga, manusia merupakan makhluk egois dengan pemaksaan sudut pandang yang mereka miliki.
Apa yang dipikirkan oleh satu manusia dengan manusia lain berbeda. Perbedaan yang signifikan dianggap gila, perbedaan yang sedikit tidak menua. Inilah realita dari makhluk berfikir, perbedaan merupakan ketakutan, dan mengurung perbedaan dalam kurungan hatinya.
Memaksakan cara pandang merupakan hal paling buruk yang pernah ada. Memaksakan seseorang untuk menutup mata mereka dan melihat dengan kebohongan yang diberikan. Memaksakan kehendak dan menjalani hidup dengan fondasi rusak yang diberikan orang lain. Menjalani hidup untuk memenuhkan ekspektasi sudut pandang manusia yang lain. Keburukan ini tentu saja merusak kualitas harapan manusia, membunuh sebuah pikiran dan menghancurkan sudut pandang yang dipunyai.
Manusia merupakan makhluk yang sangat berbahaya, namun juga makhluk yang sangat baik. Dua sisi ini yang membuat manusia menjadi specimen yang menarik, specimen yang labil dan ambigu, namun terdapat keteguhan dalam caranya melihat keindahan bumi dan seisinya.
"Sudut pandang merupakan keindahan, dan perbedaan merupakan mukjizat."
---||---
Selamat menjalani ibadah puasa untuk manusia dengan keteguhan iman. Bantu manusia lain dan kalian sendiri untuk tetap tersenyum dengan menetap di rumah. Virus bukanlah hal kecil, sekalinya tertular, manusia egois seperti kalian pun dapat menjerit, bahkan keluarga kalian juga ikut tersakiti dikarenakan perbuatan kalian.
Sayangi senyuman orang lain karena setiap manusia berhak untuk hidup.
Selamat menjaga kewarasan kalian.
Komentar